PMII KUDUS MELAKUKAN AKSI DI HARI BURUH BERSAMA ELEMEN LAIN

Diposting oleh admin on Senin, 03 Mei 2010



Sabtu (1/5) AMAR (Aliansi Mahasiswa dan Rakyat) MENGGUGAT yang terdiri dari berbagai elemen gerakan di Kudus, diantaranya PMII, LMND, BEM STAIN KUDUS, PRD, HMI, FSBDSI, YAPHI dan SPI melakukan aksi di alun-alun simpang tujuh Kudus untuk memperingati hari Buruh se-dunia dengan mengenakan kaos merah dan membuat rantai manusia. Aksi yang dilakukan hari ini adalah salah satu rangkaian peringatan hari buruh, yang sebelumnya AMAR MENGGUGAT juga menggelar mimbar bebas pada hari jum'at malam (30/4) di pertigaan Ngembal dengan berorasi, berpuisi, bernyanyi dan bertetrikal.

AKSI
 Aksi yang dilakukan hari ini sedikit istimewa, karena aksi yang diikuti ratusan masa yang mayoritas para ibu-ibu buruh PR Jambu Bol ini mengenakan kaos merah sebagai simbol perlawanan terhadap segala penindasan. Tidak hanya itu, dalam aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB ini juga dilakukan dengan membentuk rantai manusia dengan melingkari alun-alun Kudus sebagai simbol persatuan buruh, mahasiswa, petani dan seluruh rakyat.
 Dalam orasinya, Amir Faisol Ketua Umum PMII Cabang Kudus yang juga menjadi koordinator lapangan menyuarakan, bahwa selama ini buruh hanya menjadi alat bagi pengusaha untuk memperkaya diri dan sering mengesampingkan kesejahteraan buruh. Mengenai buruh PR Jambu Bol, dia menuntut agar perusahaan segera menyelesaikan pembayaran gaji seluruh buruh yang selama setahun lebih belum terbayarkan. "Hari ini, sejarah akan mencatat bahwa buruh dan mahasiswa bersatu takkan bisa dikalahkan. Kita akan terus berjuang tanpa lelah untuk melawan segala tindak penindasan terhadap Buruh" serunya.
 Orator yang lain Kholid Mawardi, ketua PRD Kudus dalam orasinya menyampaikan, bahwa pemerintahan SBY-Budiono telah mengingkari janjinya kepara rakyat dengan ditanda-tanganinya perjanjian CAFTA ASEAN-China. "CAFTA adalah bukti bahwa pemerintahan SBY-Budiono pro neo-kolonialisme. Produk dalam negeri yang sulit berkembang akan semakin sulit dengan adanya perjanjian CAFTA. Hal ini akan membuat buruh di Indonesia semakin menderita" ungkapnya. Dia juga menambahkan bahwa rakyat juga akan semakin menderita dengan dinaikkannya tarif dasar listrik per-juni 2010. Hal ini akan menyebabkan de-industrialisasi yang berdampak negatif terhadap buruh, karena beban perusahaan akan bertambah dan tidak menutup kemungkinan akan ditutupnya perusahaan.
MIMBAR BEBAS


Mimbar bebas yang digelar AMAR MENGGUGAT yang dihadiri puluhan masa dari pelbagai elemen mahasiswa dan rakyat ini dimulai pukul 19.30 WIB dan menyuguhkan pelbagai penampilan menarik dari seniman puisi, musik dan juga teater. Acara yang dipandu oleh Nuning ini diawali penampilan group musik Bunga Rampai dengan lagu-lagu perjuangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh Adhit Kaliksanan, penampilan teater Lah, dan kemudian dilanjutkan dengan orasi oleh perwakilan elemen mahasiswa dan rakyat.







{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar

Bagaimana merekrut dan mengembangkan organisasi ekternal kampus di masa kini?